<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Sertifikasi Postel</title>
	<atom:link href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com</link>
	<description>Just another Blogdetik.com weblog</description>
	<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 02:05:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Rencana melaksanakan laga perdana PSM Makassar</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/12/06/rencana-melaksanakan-laga-perdana-psm-makassar/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/12/06/rencana-melaksanakan-laga-perdana-psm-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 02:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[laga perdana]]></category>

		<category><![CDATA[PSM Makassar]]></category>

		<category><![CDATA[Rencana melaksanakan laga perdana PSM Makassar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Rencana melaksanakan laga perdana PSM Makassar di stadion Andi Mattalatta menjamu Persiba Bantul, Sabtu (10/12),dipastikan tidak menuai hambatan. Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan memastikan tidak ada lagi masalah dalam persiapan. Meski belum mengantongi izin pertandingan dari pihak kepolisian, namun Panpel optimistis izin keluar sebelum pertandingan dimulai. Alasannya, Panpel sudah menyiapkan berkas pelengkap seperti rekomendasi dari PSSI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rencana melaksanakan laga perdana PSM Makassar di stadion Andi Mattalatta menjamu Persiba Bantul, Sabtu (10/12),dipastikan tidak menuai hambatan. Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan memastikan tidak ada lagi masalah dalam persiapan. Meski belum mengantongi izin pertandingan dari pihak kepolisian, namun Panpel optimistis izin keluar sebelum pertandingan dimulai. Alasannya, Panpel sudah menyiapkan berkas pelengkap seperti rekomendasi dari PSSI dan administrasi lainnya. “Alhamdulillah, kami sudah audience dengan Kapolda Sulselbar ( Irjen Pol Johny Wainal Usman).</p>
<p>Beliau menerima kami di ruang kerjanya dan membahas terkait rencana digelarnya event pertandingan kandang PSM,”ujar Local Coordinator Officer (LCO) PSM Zakir Sabara, kemarin siang. Sebelumnya, Panpel dan manajemen PSM menemui Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Drs Erwin Triwanto di ruang kerjanya, Sabtu (3/12) lalu.<br />
<span id="more-20"></span></p>
<p>Dalam kesempatan itu, disepakati bahwa Polrestabes Makassar akan mengerahkan 413 personilnya untuk membantu pengamanan selama pertandingan berlangsung. Terkait pengamanan, tak hanya 413 personil kepolisian yang diturunkan. Sebanyak 50 keamanan dari TNI dan panpel juga akan diperbantukan. Aparat keamanan akan dibagi ke sejumlah titik sesuai dengan tingkat resiko keamanannya yakni di ring I, II, III dan IV.</p>
<p>Untuk ring IV meliputi area di luar pagar stadion. Ring III yakni akses dari jalan raya hingga masuk ke melewati pagar stadion. Di ring II yakni di luar gedung stadion hingga pagar stadion. Sedangkan ring I yakni di dalam stadion hingga pagar pembatas lapangan. “Aparat akan disebar ke semua titik itu. Khusus di ring I, aparat keamanan tidak dibolehkan berada di dalam pagar pembatas lapangan. Mereka akan ditempatkan di luar pagar dekat bangku penonton,”tutur Nasional Security Officer (NSO) Atto Suharto, kemarin.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/12/06/rencana-melaksanakan-laga-perdana-psm-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan maut</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/07/23/kecelakaan-maut/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/07/23/kecelakaan-maut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 07:57:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Kecelakaan maut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Sugiwaras, Kecamatan Gumay Talang, sekitar pukul 10.30 WIB kemarin. Tabrakan maut antara mobil Suzuki Futura dan truk bermuatan paket tersebut mengakibatkan sopir Suzuki Futura Nasaruddin, 50, tewas di tempat akibat luka di sekujur tubuhnya.

Berdasarkan informasi di tempat kejadian perkara (TKP), mobil Suzuki Futura yang dikemudikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/07/23/kecelakaan-maut/">Kecelakaan maut</a> terjadi di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Sugiwaras, Kecamatan Gumay Talang, sekitar pukul 10.30 WIB kemarin. Tabrakan maut antara mobil Suzuki Futura dan truk bermuatan paket tersebut mengakibatkan sopir Suzuki Futura Nasaruddin, 50, tewas di tempat akibat luka di sekujur tubuhnya.<br />
<span id="more-19"></span></p>
<p>Berdasarkan informasi di tempat kejadian perkara (TKP), mobil Suzuki Futura yang dikemudikan Nasaruddin, warga Desa Keban Agung, Janggung Kecamatan Kikim Selatan, berpenumpang Merta, 22 dan Riko, 2, (keduanya anak Nasaruddin), ini hendak menuju Kecamatan Kikim dari Kota Lahat.</p>
<p>Di saat bersamaan muncul truk boks B 9903 W bermuatan paket yang datang dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi. “Entah mengapa, tiba-tiba truk berbadan besar tersebut oleng. Nahasnya, jalanan di lokasi kejadian terdapat tikungan menurun. Tak mampu menahan laju kendaraan,truk tersebut langsung menghantam Suzuki Futura BG 9865 E yang dikemudikan Nasaruddin.</p>
<p>Setelah itu, truk juga nyaris menabrak mobil saya.Untungnya saya berhasil membanting stir kearah kiri,” papar Nazulian, 42,pemilik mobil L 300 BG 9790 E . Melihat kejadian tersebut, dengan dibantu sopir dan kernet truk serta warga sekitar,dia langsung memberikan pertolongan kepada korban-korban. Sayangnya, karena kondisi tubuh yang remuk, Nasaruddin tewas di lokasi kejadian dengan posisi terhimpit badan mobil.</p>
<p>Sedangkan, dua korban lain, yang juga anak Nasaruddin,dibawa ke Puskesmas Sukarame dan dirujuk ke RSUD Lahat untuk mendapat perawatan. Sedangkan, pengemudi truk tersebut, Ali 25 warga Jakarta dan kernet truk Dodi 40 kernet warga Bekasi telah diamankan petugas Satlantas Polres Lahat guna dimintai keterangan. Kernet truk, Dodi, mengaku tengah tertidur saat kejadian.</p>
<p>Dia terbangun lantaran suara keras. Ketika tersadar itulah, Dodi melihat truknya telah menghantam kendaraan lain dan melintang di Jalinsum. Kendati terbalik, dia tetap sadarkan diri dan memberikan pertolongan terhadap korban dengan dibawa ke Puskesmas guna dibawa ke RSUD Lahat di mana korban masih dalam keadaan hidup. “Memang kondisinya cukup parah sedangkan sopir truk telah menyerahkan diri,” katanya.</p>
<p>Kapolres Lahat AKBP Beny Subandi didampingi KBO Satlantas Lahat Ipda Dhaffid Sidiq melalui Kanit Laka Iptu Sariyo mengatakan, penyebab terjadinya kecelakaan masih diselidiki. “Kita telah mengamankan kendaraan dan sopir truk.Saat ini sudah kita mintai keterangan. Untuk lokasi kejadian sudah bisa dilalui kendaraan,”katanya. Demikian catatan online <a href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/">Jasa Sertifikasi Postel</a> yang berjudul Kecelakaan maut.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/07/23/kecelakaan-maut/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Perairan (Polair) Polda Sulselbar</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/polisi-perairan-polair-polda-sulselbar/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/polisi-perairan-polair-polda-sulselbar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 14:54:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[Polisi Perairan (Polair) Polda Sulselbar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Kontes SEO &#8211;&#62;&#62; Polisi Perairan (Polair) Polda Sulselbar mengamankan sembilan kapal nelayan yang kedapatan membawa bahan peledak yang digunakan menangkapikan diperairan Taka Bendera Mamuju, Sabtu (28/5).
Sembilan kapal nelayan itu saat ini ditahan di Dermaga Polair Polda Sulselbar. Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Polisi Perairan Polda Sulsel Ajun Komisaris Besar (Kombes) Aidin Makadomo mengatakan, mereka dibekuk setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/" target="_blank">Kontes SEO</a> &#8211;&gt;&gt; Polisi Perairan (Polair) Polda Sulselbar mengamankan sembilan kapal nelayan yang kedapatan membawa bahan peledak yang digunakan menangkapikan diperairan Taka Bendera Mamuju, Sabtu (28/5).</p>
<p>Sembilan kapal nelayan itu saat ini ditahan di Dermaga Polair Polda Sulselbar. Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Polisi Perairan Polda Sulsel Ajun Komisaris Besar (Kombes) Aidin Makadomo mengatakan, mereka dibekuk setelah dua hari dilakukan penyisiran di perairan tersebut.<br />
<span id="more-18"></span></p>
<p>“Petugas patroli menangkap tangan ke sembilan kapal tersebut ketika hendak menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan,” ujarnya di Markas Polair Polda Sulselbar, kemarin. Dari sembilan kapal nelayan yang diamankan, ikut di dalamnya 29 anak buah kapal (ABK) dengan barang bukti berupa pupuk amonium nitrat 41 sak ukuran 25 kg, detonator 35 buah,serbuk TNT 15 kg,dan cairan potasium 7 botol, serta peralatan selam dan 92 bom ikan.</p>
<p>Dari sembilan kapal nelayan yang diamankan, masingmasing memiliki tugas. Ada kapal yang bertugas sebagai tempat perakitan bom, penyalur, serta ada kapal yang bertugas khusus sebagai penyelam yang kemudian melakukan peledakan bom di dalam air. Sejauh ini, polisi baru menetapkan satu tersangka, yakni Ridwan dengan sangkaan menampung ikan hasil tangkapan dengan menggunakan bom. Dan support untuk <a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/category/kontes-seo" target="_blank">Kontes SEO</a>.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/polisi-perairan-polair-polda-sulselbar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan bagi para pekerja anak yang berasal dari jalanan dan tempat mereka bekerja</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/pelatihan-bagi-para-pekerja-anak-yang-berasal-dari-jalanan-dan-tempat-mereka-bekerja/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/pelatihan-bagi-para-pekerja-anak-yang-berasal-dari-jalanan-dan-tempat-mereka-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 04:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Pelatihan bagi para pekerja anak yang berasal dari jalanan dan tempat mereka bekerja]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan bagi para pekerja anak yang berasal dari jalanan dan tempat mereka bekerja digelar oleh pemerintah kota selama sebulan melalui Dinas Tenaga Kerja Manado diharapkan berdampak positif sehingga mereka bisa kembali ke sekolah. &#8220;Setelah mengikuti pelatihan selama sebulan yang diselenggarakan pemerintah, mereka bisa menjalani kehidupan normal layaknya seorang anak dan kembali ke bangku pendidikan sesuai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/pelatihan-bagi-para-pekerja-anak-yang-berasal-dari-jalanan-dan-tempat-mereka-bekerja/">Pelatihan bagi para pekerja anak yang berasal dari jalanan dan tempat mereka bekerja</a> digelar oleh pemerintah kota selama sebulan melalui Dinas Tenaga Kerja Manado diharapkan berdampak positif sehingga mereka bisa kembali ke sekolah. &#8220;Setelah mengikuti pelatihan selama sebulan yang diselenggarakan pemerintah, mereka bisa menjalani kehidupan normal layaknya seorang anak dan kembali ke bangku pendidikan sesuai dengan minat masing-masing,&#8221; kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Manado, Ubaillah Ma`aruf, di Manado, Senin.</p>
<p>Maa`ruf mengatakan, pihaknya akan memberikan rekomendasi kemana mereka mau bersekolah jika ingin ke sekolah berbasis agama mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah hingga pesantren bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama, atau kalau mau ke sekolah umum bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.<br />
<span id="more-17"></span></p>
<p>Maa`ruf menambahkan meskipun nantinya mereka sudah selesai mengikuti pelatihan tersebut, tetapi Disnaker akan tetap mengawasi mereka selama beberapa bulan, untuk memastikan tetap bersekolah dan tidak kembali ke tempat bekerja atau jalanan lagi. Untuk 2011 ini, Dinas Tenaga Kerja Manado melatih sekitar 60 pekerja anak selama sebulan, agar bisa kembali ke bangku sekolah dengan anggaran sekitar Rp302 juta, dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan, kementrian agama, badan pusat statistik hingga komunikasi dan informatika,&#8221; ujar Maa`ruf.</p>
<p>Dia mengatakan program tersebut sudah berjalan selama tiga tahun dan jatah untuk Manado bertambah setiap tahun, ke depan akan naik menjadi 120 anak.</p>
<p>Sementara Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Manado, Jeffrey Talumepa mengatakan mereka penarikan para pekerja dari jalanan ini sangat didukung Wali Kota Manado Vicky Lumentut karena merupakan salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan. Selain itu, wali kota berharap agar semua dapat ditarik dan dilatih sehingga nantinya tidak ada lagi yang anak usia sekolah bekerja duduk di bangku pendidikan untuk bekal mereka nanti,&#8221; kata Talumepa.</p>
<p>Inipun, kata Talumepa, untuk mewujudkan misi menjadikan sebagai kota yang menyenangkan, dimana semua anak harus bersekolah dan menjalani kehidupan normal tidak harus bekerja memikul tanggungjawab belum seharusnya mereka tanggung. Dengan ini, kata Talumepa, pemerintah juga berharap Manado juga bisa masuk nominasi sebagai kota layak anak, karena mereka hidup dengan normal bersekolah dan menikmati kehidupan bukan sebagai pekerja atau hidup di jalanan. Demikian catatan online <a href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/">Jasa Sertifikasi Postel</a> yang berjudul Pelatihan bagi para pekerja anak yang berasal dari jalanan dan tempat mereka bekerja.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/06/01/pelatihan-bagi-para-pekerja-anak-yang-berasal-dari-jalanan-dan-tempat-mereka-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wartawan Sun TV</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/01/24/wartawan-sun-tv/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/01/24/wartawan-sun-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 15:39:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Wartawan Sun TV, Rizki Tri Ruspanji (25), melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Markas Kepolisian Resor Metro Depok, Senin (24/1/2011). Seorang demonstran melempar Rizki dengan batu sehingga Rizki mengalami pendarahan di kepala dan harus mendapat empat jahitan sepanjang 3 sentimeter.

Kekerasan terjadi di Jalan Kartini, Kota Depok, saat Rizki meliput demonstrasi yang dilakukan massa bernama Dewan Presidium [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Wartawan Sun TV" href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/01/24/wartawan-sun-tv/" target="_self">Wartawan Sun TV</a>, Rizki Tri Ruspanji (25), melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Markas Kepolisian Resor Metro Depok, Senin (24/1/2011). Seorang demonstran melempar Rizki dengan batu sehingga Rizki mengalami pendarahan di kepala dan harus mendapat empat jahitan sepanjang 3 sentimeter.<br />
<span id="more-16"></span><br />
Kekerasan terjadi di Jalan Kartini, Kota Depok, saat Rizki meliput demonstrasi yang dilakukan massa bernama Dewan Presidium Rakyat Depok Menggugat. &#8220;Saya merasa ada yang sengaja ingin melukai saya. Tiba-tiba ada orang melempar batu mengenai kepala, saya terkejut,&#8221; tutur Rizki seusai melapor ke Mapolres Depok.</p>
<p>Rizki sempat berusaha mengejar pelaku pelemparan, tetapi dia tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh dan merasa pusing. Rizki kemudian terjebak di tengah aksi yang berlangsung riuh.</p>
<p>Keriuhan terjadi setelah demonstran mendengar bunyi &#8220;dor&#8221; mirip letusan senjata api. Melihat kepala Rizki berdarah, sejumlah wartawan yang juga sedang meliput kejadian menolong Rizki dan membawanya ke Rumah Sakit Harapan, Depok.</p>
<p>Saat ini, Rizki menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga, Jalan Margonda Depok.</p>
<p>Perwakilan demonstran, Hendrik Tangkealo, menyambangi sekretariat wartawan Pokja Depok. Di hadapan para wartawan, Hendrik meminta maaf atas kejadian itu.</p>
<p>&#8220;Tidak ada niatan kami untuk melukai wartawan. Ini kejadian di luar perkiraan kami. Sekali lagi kami mohon maaf atas peristiwa ini,&#8221; tutur Hendrik Tangkealo.</p>
<p>Menanggapi permintaan maaf itu, Ketua Pokja Wartawan Depok Nahyudi mengatakan, laporan ke kepolisian belum dicabut. &#8220;Biarlah kejadian ini menjadi pembelajaran kita semua,&#8221; katanya. Demikian catatan online <a title="Jasa Sertifikasi Postel" href="http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/" target="_self">Jasa Sertifikasi Postel</a> tentang Wartawan Sun TV.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2011/01/24/wartawan-sun-tv/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis apartemen</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/12/30/bisnis-apartemen/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/12/30/bisnis-apartemen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 16:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/12/30/bisnis-apartemen/</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Bisnis apartemen di Sulsel hingga dua tahun ke depan diperkirakan masih stagnan. Kendalanya antara lain budaya masyarakat Sulsel belum terbiasa tinggal di apartemen.
Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulsel Jamaluddin Jafar memperkirakan duahinggatigatahunke depanbisnis apartemen di Kota Makassar masih belum bisa tumbuh positif. Penyebabnya, investasi untuk bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" href="http://im.grandong.com/" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Bisnis apartemen di Sulsel hingga dua tahun ke depan diperkirakan masih stagnan. Kendalanya antara lain budaya masyarakat Sulsel belum terbiasa tinggal di apartemen.</p>
<p><span id="more-15"></span>Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulsel Jamaluddin Jafar memperkirakan duahinggatigatahunke depanbisnis apartemen di Kota Makassar masih belum bisa tumbuh positif. Penyebabnya, investasi untuk bisnis ini nilainya triliunan.Selain itu,masyarakatSulselbelumterbiasatinggaldi apartemen,”ujarnya diMakassarkemarin. Karena itu,hingga kini anggota REI Sulsel belum juga berminat masuk ke bisnis ini. Anggota REI lebih berminat membangun perumahan karena pasarnya sangat menjanjikan.</p>
<p>“Kalau pengusaha luar Sulsel mau membangun apartemen di Makassar, kami sangat mendukung. Kalau harus masuk juga ke bisnis perumahan, rasanya belum perlu,”katanya. Alasannya, khusus bisnis perumahan sebaiknya diberikan keleluasaan kepada pengusaha Makassar untuk mengembangkannya. “Tidak usah lagi perusahaan dari luar masuk di bisnis perumahan di Makassar. Cukup apartemen saja kalau memang berminat,” tandasnya.</p>
<p>Kendala lain pengembangan bisnis apartemen di Kota Makassar, soal budaya orang Sulsel yang lebih senang membeli rumah,walaupun ukurannya kecil. “Bagi orang Sulsel,tempat tinggal belum cukup jika itu tidak ada tanahnya. Mungkin itu faktor budaya,” katanya. Kendati demikian,Jamaluddin tidak menampik apabila bisnis apartemen akan tumbuh pada empat hingga lima tahun ke depan. Saat ini lahan di Kota Makassar sudah sangat terbatas.</p>
<p>“Hitungan kami, tinggal tersisa 20% lahan yang masih bisa digunakan untuk membangun perumahan,” paparnya. Itu pun harga tanah per meternya melambung tinggi.Untuk wilayah Panakkukang saja, harga tanah bisa mencapai Rp1 juta per meter.“ Tiga sampai empat tahun ke depan, kemungkinan harganya akan lebih tinggi. Satu-satunya solusi membangun apartemen,” ungkapnya. Saat ini sudah berdiri satu apartemen di Kota Makassar yang terletak di Panakkukang.</p>
<p>Namun, pemesannya masih belum banyak. “Dari informasi yang saya terima, masih banyak yang belum terjual. Ini menjadi indikator bahwa apartemen belum diminati,”tuturnya. Supervisor Marketing pelaksana pameran perumahan dari 3Pro,Yuniar Pramita, juga mengakui selama beberapa kali menggelar pameran pada tahun ini,belum ada apartemen di Makassar yang dipasarkan atau ikut pameran. “Rata-rata yang mengikuti pameran kami adalah apartemen dari Jakarta dan Pulau Bali.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/12/30/bisnis-apartemen/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jenasah Dua Pendaki Kambuno Ditemukan</title>
		<link>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/10/10/jenasah-dua-pendaki-kambuno-ditemukan/</link>
		<comments>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/10/10/jenasah-dua-pendaki-kambuno-ditemukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 08:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jasasertifikasipostel</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[Jenasah Dua Pendaki Kambuno Ditemukan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Warga di Desa Leboni,Kecamatan Rampi, Luwu Utara (Lutra) menemukan dua sosok kerangka manusia. Jenasah tersebut diduga adalah dua dari tiga pendaki gunung Kambuno yang dinyatakan hilang delapan bulan lalu.

Ako, 43, salah seorang warga Desa Leboni yang pertama kali menemukan kedua kerangka mayat itu menceritakan jika dirinya menemukan keduanya dalam keadaan duduk di tepi sungai Salumuniu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Warga di Desa Leboni,Kecamatan Rampi, Luwu Utara (Lutra) menemukan dua sosok kerangka manusia. Jenasah tersebut diduga adalah dua dari tiga pendaki gunung Kambuno yang dinyatakan hilang delapan bulan lalu.<br />
<span id="more-14"></span><br />
Ako, 43, salah seorang warga Desa Leboni yang pertama kali menemukan kedua kerangka mayat itu menceritakan jika dirinya menemukan keduanya dalam keadaan duduk di tepi sungai Salumuniu, yang berjarak sekitar empat jam dari Desa Leboni. Pria yang berprofesi sebagai pencari rotan ini mengatakan, dirinya tidak berani untuk memindahkan kedua kerangka manusia yang dia temukan itu, sehingga berinisiatif kembali ke Desa Leboni dan melaporkan temuannya.</p>
<p>“Saya mendapati jenasah manusia yang dalam keadaan duduk membelakangi, kondisi jenasah sepertinya sudah lama meninggal, sebab sebagian besar daging ditubuh keduanya sudah tidak ada, hanya tersisa tulang dan pakaian yang menutupi kedua kerangka,” ujar Ako yang dikonfirmasi melalui fasilitas radio amatir di Masamba, kemarin. Menariknya,Ako jugalah yang pertama kali menemukan dua pendaki yang selamat pada Maret lalu.Untuk diketahui,jumlah pendaki yang dinyatakan hilang pada ekspedisi Gunung Kambuno, pada 30 Januari lalu, berjumlah sebanyak lima orang.</p>
<p>Mereka yakni Puja Saputra,21, Ahmad Pasau, 21, Ansar T, 22, Jumadil, 21, dan Cakra Pradipta, 22. Pada (4/3) lalu, penduduk setempat menemukan dua pendaki dengan selamat, mereka adalah Puja dan Ahmad. Sebulan telah penemuan dua pendaki tersebut, tim pencari lantas menghentikan pencarian atas tiga orang yang masih di-nyatakan hilang.Kapolres Lutra AKBP Khoirut Touchid yang dikonfirmasi membenarkan informasi tentang penemuan kerangka mayat tersebut. Meskipun begitu, dia belum berani membenarkan, jika dua jenasah itu adalah pendaki Gunung Kambuno yang hilang.</p>
<p>“Kami telah mengundang orang tua tiga pendaki yang hilang untuk datang Masamba, melakukan identifikasi atas barangbarang yang ditemukan disekitar lokasi penemuan mayat,” ujar Khoirut,kemarin. Menurutnya, sesuai laporan dari warga setempat, kedua jenasah masih berada di lokasi tempat ditemukannya pertama kali.Pasalnya,tidak satupun warga yang berani memindahkan kedua jenasah dari tempatnya ditemukan.“ Saya sudah perintahkan tim ke lokasi segera untuk meng-amankan jenasah secepatnya, sebab posisi jenasah yang berada di tepi sungai dikhawatirkan akan terseret arus sungai jika meluap secara tiba-tiba, apalagi sekarang ini musim banjir,”ungkapnya.</p>
<p>Dandim 1403/ Sawerigading Letkol Inf Jannie Aldrin Siahaan yang dihubungi mengatakan pihaknya juga telah membentuk tim evakuasi kedua jenasah agar dapat dipulangkan ke Kota Palopo. Menurutnya, tim itu nantinya akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat mengenai langkah evakuasi yang akan dilakukan. “Mengingat lokasi temuan kedua jenasah berada di daerah terpencil dan memiliki akses jalan yang sulit, maka kami akan berkoordinasi dulu dengan sejumlah pihak mengenai langkah evakuasinya,” ujar Jannie.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan Ketua Forum Pecinta Alam (ForPA) Palopo Andika, yang mengaku telah membentuk tim sebanyak lima orang yang berasal dari perwakilan kelompok pecinta alam yang ada di Palopo. Tim ini, menurutnya, telah diberangkatkan ke Masamba,malam tadi, dan akan bertolak ke Kecamatan Rampi menggunakan pesawat terbang, hari ini. “Kita akan menggunakan fasilitas pesawat terbang yang dijadwalkan akan berangkat ke Rampi, besok pagi (hari ini),”urainya.</p>
<p>Ciri-ciri Jenasah</p>
<p>Sementara itu,Ako menceritakan, ciri-ciri jenasah yang ditemukannya yaitu salah satunya memakai sweeter berwarna hitam dan terdapat syal yang mengikat dibagian kepala. Sementara jenasah yang satunya lagi, memakai kaos berwarna hitam,dengan posisi gigi yang tidak rata. Saat ciri-ciri jenasah itu dikonfirmasi kepada Ahmad Pasau, salah satu pendaki Gunung Kambuno yang ditemukan selamat, Maret lalu, dia memastikan jika petunjuk itu sama persis dengan ciri-ciri temannya yang hilang. Dia memperkirakan, jenasah yang menggunakan sweeter terakhirkalisebelummerekaberpisah, adalah Jumadil.</p>
<p>“Dia (Jumadin) juga satu-satunya anggota pendaki yang ada di kelompok kami yang memakai syal, dan terakhir kali sebelum terpisah di hutan, dia menggunakan sweeter hitam bergaris warna merah,”ujar Ahmad. Sementara Ansar,menurutnya, diketahui memiliki gigi yang tidak rata, dan menggunakan kaos berwarna hitam. “Kalau Anca (panggilan Anshar), giginya memang cippe’(tidak rata),”ungkapnya. Untuk diketahui, Kecamatan Rampi berjarak sekitar 86 kilo-meter dari Masamba, ibukota Kabupaten Lutra. Jaraknya yang relatif jauh dan kondisi medannya yang sulit menyebabkan kecamatan ini terisolir dari daerah lainnya. Secara geografis Kecamatan Rampi berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah di sebelah Utara.</p>
<p>Untuk sarana transportasi, sebagian besar masih menggunakan tenaga kuda mengingat medan yang sangat sulit untuk dilalui oleh kendaraan bermotor. Namun, untuk menuju ke Kecamatan Rampi,masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas penerbangan udara komersil yang jadwal keberangkatannya dua kali dalam seminggu.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasasertifikasipostel.blogdetik.com/2010/10/10/jenasah-dua-pendaki-kambuno-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.436 seconds -->

